home

Sabtu, 30 April 2011

keunikan kantin salman itb :))

eng ing eng...
curhat dulu

sebelum ngeposting tulisan ini, saya mengacak-ngacak blog sendiri sampai jadi gaje :DD buktinya template nya udah ganti, iya kan???sayang ini karena saya gak bisa ngembaliin ke template yang dulu, heu...udah ah...cukup curcol(curhat) nya.

hari jum'at tanggal 29 april, saya meluncur ke mesjid salman itb untuk menghadiri bedah buku (padahal pada jam segitu juga ada rapat di sekre rumah kayu salman tapi lupa, hahaha). saya berangkat sekitar pukul 13.00 lewat, acara di mulai jam 13.00 tepat!!dasar!!

sesampainya di komplek mesjid salman itb saya bingung mau ke bedah buku apa ke rapat dulu....eum..diputuskan lah saya akan menghadiri rapat PKB 55, kemudian saya menaiki tangga rumah kayu menuju sekre nya PAS ITB namun rapat belum dimulai, padahal jam sudah menunjukan pukul 2 siang kurang...--""

ah mending ke bedah buku dulu

bedah buku diadakan di aula utama mesjid salman. tentang buku apa???itu jangan dibahas yah..repot :))
saya tersadar belum makan siang. ah nanti saja di jama dengan makan sore :DD
 saya mengikuti kegiatan bedah buku sampai tamat kemudian shalat ashar berjamaah di mesjid salman dan meluncur segera ke kantin salman itb.

saya memilih makanan dan kemudian duduk. sendiri. saya hanya sendirian.
saya senyam-senyum sendiri menatap tempat antrian mengambil makan yang kaya parasmanan di pernikahan itu dan mengingat sesuatu....

jadi di kantin salman itb itu tempat antrian makan antara laki-laki dan perempuan itu dipisah. dan dengan polos nya saya pernah NGANTRI DI TEMPAT LAKI-LAKI. antriannya kosong, saya mengambil piring, nasi dan lauk pauk...kemudian bayar dengan polos....lalu mengambil tempat duduk yang menghadap antrian tersebut dan melongo ketika menatap tempat antrian saya tadi bertuliskan 'pria', hahaha saya ngakak.

haduh ketauan banget seh katro nya aku. kayanya tadi orang-orang pada menatap kasihan melihat aku yang gembira saja memilih lauk-pauk, ckckck

itu keunikan yang pertama.

selanjutnya, di kantin ini dilarang untuk merokok :)) good job!!!

terus, + 20 menit sebelum shalat kantin pasti tutup

tapi kucing tidak dilarang untuk masuk,,,,boleh aja kok mereka nongkrong kalau mau, hahaha

maaf sebenernya saya sempat ngambil foto di kantin tersebut namun berhubung kendala teknis, foto-foto tak bisa saya upload.
barangkali hal tersebut bisa membuat kalian tertarik mengunjungi kantin salma itb, terutama merasakan suasana di sekitaran mesjid salman itb yang hidup dengan berbagai macam kegiataan =)

bukankah aku bagi mu....

bukan kah aku bagi mu...
setara hembusan angin yang menelusup lewat pori-pori kulit mu
bukan kah aku bagi mu...
sama seperti tetesan hujan yang ragu jatuh menyentuh tanah
bukan kah aku bagi mu...
serupa matahari bangun dari kesendiriannya
bukan kah aku bagi mu...
sejernih air yang mengembun di pagi hari
bukan kah aku bagi mu..
sebanyak torehan pelangi di dinding langit


menggenggam kenangan yang pudar tersapu waktu
bukan kah aku bagi mu...
tidak sama dengan seorang pun insan yang kau jumpai
bukan kah aku bagi mu...
adalah aku yang hanya kau temui sekali dalam hidup mu

Jumat, 29 April 2011

Ia


Aku hanya menatap dari pinggir jendela, angin menelusup, masuk, memenuhi rongga kamar.

Gadis itu tergugu dengan tangis yang hampir reda. Di atas dipannya, ia merusak tatanan sprei dan bedcover merah jambu, yang ia beli bersama bundanya sewaktu membeli perabotan untuk menjadi anak kosan. Seperti ada luka di mata beningnya tapi menurut ku itu terlalu hiperbola. Sekali-kali ia menelungkup kan wajahnya. Macam pesakitan saja.

Aku tidak mengerti. Sudah hampir 4 jam aku memandangnya. Ia sudah lupa dengan wajah cantik yang kerap ditebarkan, kuyu. Aku terduduk takzim. Lebih baik diam.
Kau pun pasti menyesal melihatnya. Sungguh menyedihkan.

Ku ceritakan dari awal kejadian.

Pagi tadi ku lihat ia masih tersenyum, meniti anak tangga dikampus, hampir semua mata tertuju padanya, laki-laki dan perempuan, mahasiswa, dosen dan penjaga warung. Bukan, bukan karena dia terlihat seperti badut. Justru ia terlihat bak Cinderella yang girang karena mendapatkan surprise tiket ke pesta dansa. Dan memang hampir setiap hari begitu.

Sungguh bagi nya ini bukan hal istimewa karena jauh dari apa yang ia dapatkan sekarang, ia telah memiliki seseorang yang katanya sangat menyanyangi nya dan menjanjikan menggandengnya ke pesta dansa. Oh. Kata ku.

Tak lama, aku menemukan ia menemui kekasih nya, ia lebih dari yang tadi kita lihat. Lebih memesona dan merona. Ia yang menurut kita sudah sempurna pun masih kikuk di depan kekasihnya. Dasar cinta!!!

Dengan malu dan suara merajuk, ia mengajak kekasihnya untuk dating sore ini.  Sudah lama tidak jalan berdua. Eum…begitu yah orang pacaran??
Ku lihat rona di wajah lelaki itu pun sama-sama aneh. Ia pun kikuk. Ia mengatakan bahwa memang ia ingin mengajak nya pergi untuk membicarakan sesuatu. Wah aku jadi ikut berdebar-debar. Semoga penantian yang panjang itu segera berakhir. Kasihan. Demi melihat wajah sumeringah itu aku terdiam.

Sore hari, rasanya dentingan waktu memicu debaran jantung kami berdua (ya aku dan dia). Hampir satu jam wanita sinting cinta itu berdandan. Begitu yah orang punya pacar?ku kira dia seorang perempuan sopan, gaun panjang nya lebih menyembunyikan tubuhnya yang indah semampai, rambutnya ia urai dan membentuk poni berderet di atas alis matanya. Rapi jeli. Meski waktu dandannya satu jam namun wajah nya masih terlihat naturalis, tidak menor. Ku kira tampak make up pun dia akan tetap cantik. Dasar wanita!!senja hari ini mendukung nya.

Laki-laki itu memijit tombol bel di halaman depan kos-annya. Semua teman-teman nya meledek. Jelek, norak, menor dan sebagai nya demi membuatnya menjadi kikuk.

Laki-laki itu tergagap memandang kekasih yang sudah setia selama 2 bulan itu. Apa yang di pikirkannya.

Selama diperjalanan, gadis itu yang lebih banyak berbicara sementara laki-laki itu khusu menyetir mobil dan tampak berpikir sesuatu. Saking gembira nya gadis itu tidak memperhatikan hal janggal pada kekasihnya. Ia sibuk menyerocos.

Di sebuah restoran yang lumayan menguras kocek, mereka berhadapan, makan, kemudian saling berbagi cerita.
“ada hal penting yang ingin aku bicarakan”laki-laki itu tertunduk sebentar kemudian bagaikan mengangkat ribuan ton baja, ia mengangkat wajahnya menatap gadis dengan mata berbinar-binar dan jantung yang berdegup kencang (aku juga).
“iya…”singkat. Tak sabar.
“tidak ada yang lebih membuat ku sakit selain melihat orang yang aku cintai kesakitan…”kalimat pembuka yang janggal untuk menyatakan sesuatu yang membahagiakan”aku tidak suka basa-basi kau tahu itu?”katanya tajam. Rona bahagia mulai pudar dari wajah Cinderella tersebut digantikan wajah tegang.”aku rasa…kita lebih baik mengakhiri apa yang pernah ada, aku tidak ingin menyakiti orang lain, terutama orang yang pernah aku sayang”DREGG!!!bagai lindasan fuso. Gadis itu masih terkesima, sepertinya ia ragu dengan apa yang diucapkan laki-laki didepannya. 5 menit berlalu. Akhirnya ia sadar ini bukan mimpi. Ini nyata, girl!!

Ia berdiri dan berlalu dengan santai. Laki-laki itu terdiam tanpa berniat mengejar. Sepertinya ia telah lelah. Aku pun terkesima. Eh oh. Aku bingung ingin mengamati yang mana. Aku melesat mengejar gadis itu….tanpa laki-laki itu tahu…gadis itu meneteskan linangan air mata sampai menganak sungai di pipinya. Aduh…!!!

Semua orang mungkin akan beranggapan apa yang tidak bisa di dapatkan oleh dia??cantik dan pintar. Tentu semua laki-laki dari laki-laki alim sampai laki-laki buaya mengejarnya. Dari kadal darat sampai kadal laut berniat mempersuntingnya. Tapi pernah kah dunia melihat sisi bagian lain dari kehidupan si miss perfect ini?dia patah hati. Kekasih yang dulu mati-matian mengejarnya sampai rela dipermalukan kini meminta semua berakhir dan mengatakan ‘orang yang pernah aku sayang’. Sudah tidak ada lagi kah perasaan itu. Sungguh ini kejam!!di luar dugaan. Kenapa harus membuatnya merasa tolol dengan berdandan dan berpikir justru ini akan menjadi awal yang lebih baik. Naïf. Apa yah naïf itu??

Ia membanting pintu kamar nya, tak peduli teman kosannya sampai memuncratkan minum demi mendengar bunyi pintu. Semua orang sunyi, enggan berkata-kata.

Ia mengacak-ngacak tempat tidurnya. Menangis. Ia janji hanya akan menangis 10 menit ah tidak 8 menit. Kemudian tepekur dan menyandarkan badannya pada tiang-tiang tempat tidur. Sesekali ia menatap kosong, baginya ini lebih menusuk ulu hati. Ia mengingat semua yang pernah terlewati selama 2 bulan. Ia dan mantan kekasihnya.
Ia mengasihani diri sendiri. Sebenarnya sungguh tidak suka ia harus merasakan perasaan menyedihkan ini tapi ia akan berdamai dengan perasaan ini untuk beberapa waktu kedepan. Bagi nya, ia akan sadar bahwa ia patut sedih dan tidak perlu berpura-pura kuat. Sementara waktu saja. Dan tidak untuk di ekspose. Apalagi sampai mantan nya itu tahu, bisa girang dia!!!apa laki-laki itu berpikir di dunia ini hanya dia laki-laki yang tersisa??how poor him!!!

Ia memutat semua pikiran logis nya. Dalam keterpurukan ia tidak ingin melewatkan pikiran-pikiran logis yang bisa membantu nya. Ia mendekap bantal. Menahan nyeri.
Semua ini akan ku tutup. Tidak penting penjelasan apa yang akan dijabarkan lelaki itu. Sudah cukup dengan kata-kata nya, tidak berhasrat mendengarnya. Sungguh akan membuat semakin sakit. Mendengus sebal. Sebal sekali. Sekali benar-benar sebal. HUH!!

Ini sudah cukup untuk dimengerti.

Aku mencoba menutup jendela. Sudah terlalu malam. Angin malam kurang begitu bersahabat. Ia tertidur.

Benar, sering kita menatap orang yang menurut kita sempurna, mereka selalu bahagia karena akan mendapatkan apa yang mereka miliki. Padahal boleh jadi ada saat-saat mereka merasa ditolak atau tidak diterima dengan keadaannya. Namun, kita tidak pernah melihat kesedihan dan kemalangannya karena mereka sanggup bertahan dan tegar. Mereka memilih bertahan dan tegar. Bukan cara-cara aneh dengan memayahkan diri sendiri.

Dan apakah menurut mu cinta harus selalu di ungkapkan dengan hal-hal seperti itu jika pada akhirnya hanya akan melukai, orang yang kita sayang atau pernah kita sayang….
Disana banyak sisi lain untuk membuat perasaan mewah yang tidak mengenal strata itu untuk tetap melaju dalam kehormatan dan kesuciaannya. Naïf kah pikiran saya?terserah. bagi saya perlu seperti itu :)

Selasa, 26 April 2011

hanya sayang sekali wanita, setuju kan?^^

tanggal 22 April 2011, saya berangkat dari bandung ke sukabumi, saya naik damri dari ledeng kemudian dilanjutkan naik bis jurusan bandung-sukabumi. ini pengalaman baru untuk saya, sungguh jalan yang bagus, menurut saya lebih parah daripada jalan nagreg. jalan nya berkelok-kelok sampai-sampai seseorang disamping saya tampaknya tak kuat hingga beliau (maaf) memuntahkan isi perutnya. saya yang terbiasa dengan perjalanan jauh, lumayan kebal meski saya juga sudah sedikit stress. maka berhati-hati lah dalam perjalanan, preparing for the worst, persiapkan hal-hal yang dibutuhkan dan yang disepelekan :DD

nah, di jalan, saya lupa dimana tepatnya, namun belum jauh dari terminal leuwi panjang, entah sedang mengetem atau menunggu lampu hijau berdering. saya cuci-cuci mata melihat pemandangan yang sayang nya tidak asri, kemudian menemukan sesosok perempuan berkulit putih dengan hot pants(begitu kan menulis nya?) dan kaos abu nya. rambut nya yang bergelombang diurai, dia pun sibuk dengan hp nya. saya merasa heran. wah sayang sekali, secantik dan seseksi itu harus berjalan ditempat yang tidak biasa. kemudian mata saya beralih pada seorang bapak yang sedang duduk diwarung tak jauh dari sesosok gadis yang berjalan tadi. saya perhatikan ia lekat sekali memperhatikan gadis itu. hingga gadis tersebut naik ke angkot!!!benar-benar tidak memalingkan mata nya...entah apa yang ditatapnya. tiba-tiba saya jadi iba, iba. karena sungguh tubuh indahnya bebas ditatap oleh siapa saja bahkan orang tak bertanggung jawab yang tidak bisa menjaga mata nya. ah saya lupa...apakah memang sengaja untuk ditatap setiap orang??bagaimana dengan saya???

intropeksi diri :
wanita, kenapa rela tubuh indah itu bebas dilihat oleh siapa saja, bapak-bapak dan pemuda-pemuda yang tak diketahui?bukan kah kita juga perlu menjaga agar mereka tidak banyak terjerumus kekhilafan....eum wanita, kita ini barang mahal kan?setuju kan bila kita menjaga diri kita sebaik mungkin??
maka ingat kan lah saya ^^ tolong diingatkan...terima kasih

fenomena sosial tentang pengemis

ini tentang pengemis di negara kita. siapa yang salah hingga ada pengemis??
mereka kah yang tidak mau bekerja keras?
pemerintah kah yang lupa dengan hak setiap warga nya?
atau kah kita yang lebih sering mengabaikan saudara-saudara di sekitar kita?entahlah....tidak ada yang mau disalahkan tampaknya.

suatu hari, ceritanya once upon a time mulu, heu, saya melewati gang yang menuju ke kampus, di jalan berhampiran dengan seorang ibu yang biasa terlihat mengemis, namun ada yang beda dengan beliau hari ini. apa?yup, beliau membawa seorang bayi yang yang yang yang lucu lucu lucu bangeeeeeeettttt...nah lho?kapan beliau hamil nya yah, heu
mungkin saya yang jarang memperhatikan sampai tidak tahu tapi rasa-rasanya memang belum melihat beliau hamil"*maksa. ah sudah lah mungkin ini kesalahpahaman saya saja. tapi kasihan juga yah kok  bayi dibawa-bawa ngemis, seharusnya dirumah aja yah atau gak ada yang jaga kali sampai harus dibawa?i dunno. beberapa teman juga melontarkan nada sama, sepertinya tidak pernah lihat ibu itu hamil!!! jadi inget fenomena ditivi yang nyewa bayi atau anak-anak kecil agar para pengemis itu tambah dikasihani. gitu juga bukan yah?--""

kemudian, di lain kesempatan, saat saya akan mudik, saya mengambil uang dulu di atm yang ada di sebuah supermarket. seorang anak kecil menghampiri saya dan menyodorkan tatapan minta dikasihani nya atau sebenarnya dia memang patut untuk dikasihani yah, kawan. saya mengisyaratkan tangan : STOP. lagi kaweur (apa yah bahasa indonesia nya). kemudian setelah mengambil uang saya memberikan dia selembar uang yang tidak bernilai besar, tidak sama dengan uang yang saya ambil di atm. ah ....berbagi meski sedikit. setelah saya kasih. anak itu berterima kasih. hal yang plus :). tak lama saya mendengar teriakan seseorang tampaknya ibu nya yang sedang duduk di dekat pintu supermarket itu sambil membawa bayi (lagi). ah...kasihan...saya tidak tahu pasti apa yang dikatakan ibu itu, namun kalau tidak salah, ibu itu bertanya pada anak nya "berapa?"

heum...bukan hanya tentang fenomena mengemis yang mungkin sedikit asyik karena tidak perlu bekerja terlalu keras. meski kita tak pernah tahu apakah mereka bahagia dengan hal itu atau tidak. tapi disini adalah, mengapa perlu melibatkan anak-anak?mengajari anak-anak untuk meminta?sesulit itu kah hidup di Indonesia?

semoga kita bisa mengubah ini menjadi lebih baik. segera menyelamatkan generasi penerus bangsa...ini tanggung jawab kita semua, bukan?

Yaa Allah terima kasih untuk apa yang selalu Kau berikan pada ku.....

lompat tali

suatu hari, aku berjalan ke kosan untuk pulang dari suatu tempat*lupa habis ngapain*
dengan sopan aku meminta izin lewat kepada anak-anak kecil yang sedang main lompat tali di dekat kosan ku.
mereka bilang,"ayo lompat aja teh!"kata mereka memprovokasi. aku bingung, dibelakang aku ada seorang pemuda dan parahnya aku memakai rok. meski memakai celana longgar lagi di dalam tapi rasanya silly banget kalo aku melompat --"
"ah gak bisa..."aku meringis. maksudnya gak bisa karena ada pemuda di belakang itu. maklum. lalu bagai penonton yang kehilangan kesempatan menonton sirkus mereka menurunkan tali tersebut, kecewa. dengan senyuman aku masuk ke kosan. beberapa saat kemudian, aku keluar lagi untuk membeli sesuatu yang bisa di makan. aku melewati mereka, anak-anak yang masih memainkan lompat tali, mereka berempati dengan menurunkan tali.

kemudian, aku balik lagi dan sekarang dengan pede (karena gak ada pemuda atau orang dewasa lainnya), aku bilang :
"jangan diturunkan tali nya" aku tersenyum bagai aktris papan atas. kemudian meloncat dan dengan lihai aku sukses terjun.
"kok bisa?"celetuk mereka
"iya dong dulu kan kakak suka maen loncat tali"aku senyam-senyum. kemudian terdengar celetukan lain, "tadi katanya gak bisa"protes.
GUBRAG!!!Aku merasa bersalah--""

tak penting

setiap kata yang pernah kau ucap, yakin kah hanya dikatakan pada ku?
atau kau sampaikan pula pada bunga warna-warni yang kau temui di jalan?
yang kau temui di taman?
atau dengan tawa dan kebanggaan kau senang mengatakannya pada banyak orang!!kasihan.
-lucu-