tak jenuh rasanya menatap lampu-lampu yang terang
dari rumah-rumah
tower
mobil
lampu jalan (suka..........)
heu punya banyak kenangan menatap lampu-lampu itu, biar kata orang gak penting tapi berarti lho buat saya, hehe
saya senang menatap lampu-lampu rumah yang kecil mungil ketika melintasi jalan tol...
ketika berada di atas puncak yang tinggi
eum apa yah filosofinya??
'kebahagiaan, ketidakteraturan yang sangat indah'
asa nineung kalau kata bahasa sunda mah, :D
jadi mencintai malam karena bisa menghidupkan banyak lampu...
apa-pun yang kita lihat dari lampu-lampu itu perlu rasa syukur yah....karena bisa saja esok hari kemudian kita tak bisa menatap nya lagi..
malam,
pesona yang agung...
bagaimana mungkin saya tidak mencintai nya???
karena di malam itu saya...........
Kamis, 10 Februari 2011
izinkan aku menangis
seperti rindu pada daun-daun yang terkantuk
aku juga merindukan mu
kala ucapan tak bisa menjadi jembatan dan tatapan seolah tak ada daya
aku ingin menangis
menangis karena aku sendiri, merasa sendiri
tak ada angin
tak ada bintang
layar terkembang dengan satu bulan
aku tak menemukan mu, kecuali siluet-siluet yang jatuh
aku rindu angin yang kau bisikan
rindu pada suara mu
rindu pada tawa mu
izinkan aku menangis
semua akan baik-baik saja
bahkan meski tak ada kau sekarang
izinkan aku menangis untuk menyakinkan aku sungguh rindu
rindu pada semua tentang mu...
aku juga merindukan mu
kala ucapan tak bisa menjadi jembatan dan tatapan seolah tak ada daya
aku ingin menangis
menangis karena aku sendiri, merasa sendiri
tak ada angin
tak ada bintang
layar terkembang dengan satu bulan
aku tak menemukan mu, kecuali siluet-siluet yang jatuh
aku rindu angin yang kau bisikan
rindu pada suara mu
rindu pada tawa mu
izinkan aku menangis
semua akan baik-baik saja
bahkan meski tak ada kau sekarang
izinkan aku menangis untuk menyakinkan aku sungguh rindu
rindu pada semua tentang mu...
Jodoh??hei apa??
suatu hari pada rabu yang cerah, saya dan yayu (sahabat nyeletuk di kelas) berjalan menyusuri lorong fakultas untuk pergantian kelas dan mata kuliah (maklum udah kuliah mah MOVING CLASS gitu loh!!heu norak). di tengah jalan entah kenapa tiba-tiba kata "Jodoh" keluar, yah mau gimana lagi pak le...ini salah satu pemenuhan tugas-tugas perkembangan hidup, ckckck (yang penting tujuannya bener). beginilah percakapan kami :
jodoh itu apa yah?
apakah orang yang mencintai dan menikahi kita? (meski belum kita cintai sepenuhnya, semoga kita bisa mencintai nya juga^^)
apakah orang yang kita cintai dan menikahi kita? (dia belum mencintai kita, berasa tragis yah)
apakah orang yang mencintai dan dicintai kita lalu menikah dengan kita? (ambooiiiii ngarep banget)
lalu bagaimana kalau kita menikah terus bercerai?siapa jodoh kita
lalu kalau sudah bercerai nikah lagi, jadi jodoh kita yang mana?
kalau ternyata jawabannya adalah orang yang kedua, terus yang pertama apa namanya?
..........
apa orang yang hadir begitu aja?
...........
kalau kita nikah terus jodoh kita meninggal, apa dia jodoh kita?
semoga ini bisa sedikit mencerahkan :
Rasul saw bersabda : Sungguh Allah swt menciptakan kalian 40 hari pertama di alam rahim sebagai air mani, kemudian 40 hari kedua berupa gumpalan darah, kemudian 40 hari ketiga berupa gumpalan daging, lalu diciptalah bentuknya, dan ditentukan takdirnya berupa amalnya, rizkinya, ajalnya, dan apakah ia dineraka atau disorga, lalu dihembuskan padanya ruh.. dst (Shahih Bukhari).
jodoh termasuk rizki kita, sudah ditentukan Allah,
namun semua ketentuan itu bukan satu ketentuan, tapi bisa bermilyar milyar ketentuan, misalnya begini, hamba ini bisa beramal ini dan ini, jika ia beramal ini dan ini maka rizkinya sekian, ajalnya sekian, dan ia dineraka atau disorga,
juga firman Nya : Kami memberi mereka jalan (yg mereka pilih) apakah mereka bersyukur atau kufur (QS Al Insan 3)
maka kembali masalah jodoh, hal itu mutlak namun relatif, dengan doanya bisa saja berubah jodohnya diganti dg yg lebih baik, atau dengan banyaknya amal dosanya maka rizki yg termasuk jodohnya bisa menjadi buruk.
Sumber Habib Munzir Al Musawwa
sumber : http://blog.its.ac.id/syafii/2010/06/07/habib-munzir-al-musawwa-cara-memahami-tentang-jodoh-dan-taqdir-ketentuan-allah/
jodoh itu apa yah?
apakah orang yang mencintai dan menikahi kita? (meski belum kita cintai sepenuhnya, semoga kita bisa mencintai nya juga^^)
apakah orang yang kita cintai dan menikahi kita? (dia belum mencintai kita, berasa tragis yah)
apakah orang yang mencintai dan dicintai kita lalu menikah dengan kita? (ambooiiiii ngarep banget)
lalu bagaimana kalau kita menikah terus bercerai?siapa jodoh kita
lalu kalau sudah bercerai nikah lagi, jadi jodoh kita yang mana?
kalau ternyata jawabannya adalah orang yang kedua, terus yang pertama apa namanya?
..........
apa orang yang hadir begitu aja?
...........
kalau kita nikah terus jodoh kita meninggal, apa dia jodoh kita?
semoga ini bisa sedikit mencerahkan :
Habib Munzir Al Musawwa : Cara memahami tentang jodoh dan taqdir ketentuan Allah
Pertanyaan : Bib,ana mau tanya,benarkah yang namanya jodoh itu bahwa jika sepasang kekasih itu sampai ke pernikahan?sedangkan bila bukan jodoh ,maka keduanya tidak akan pernah sampai ke pernikahan Bib?Adakah dalil tentang hal Jodoh ini Bib?
Jawaban Habib Munzir Al MusawwaRasul saw bersabda : Sungguh Allah swt menciptakan kalian 40 hari pertama di alam rahim sebagai air mani, kemudian 40 hari kedua berupa gumpalan darah, kemudian 40 hari ketiga berupa gumpalan daging, lalu diciptalah bentuknya, dan ditentukan takdirnya berupa amalnya, rizkinya, ajalnya, dan apakah ia dineraka atau disorga, lalu dihembuskan padanya ruh.. dst (Shahih Bukhari).
jodoh termasuk rizki kita, sudah ditentukan Allah,
namun semua ketentuan itu bukan satu ketentuan, tapi bisa bermilyar milyar ketentuan, misalnya begini, hamba ini bisa beramal ini dan ini, jika ia beramal ini dan ini maka rizkinya sekian, ajalnya sekian, dan ia dineraka atau disorga,
jika ia beramal ini dan ini, maka rizkinya sekian, jodohnya si fulan, wafatnya sekian, dan masuk neraka
sebagaimana firman Nya : Kami jadikan bagi mereka dua jalan (QS Al Balad 10)juga firman Nya : Kami memberi mereka jalan (yg mereka pilih) apakah mereka bersyukur atau kufur (QS Al Insan 3)
maka kembali masalah jodoh, hal itu mutlak namun relatif, dengan doanya bisa saja berubah jodohnya diganti dg yg lebih baik, atau dengan banyaknya amal dosanya maka rizki yg termasuk jodohnya bisa menjadi buruk.
Sumber Habib Munzir Al Musawwa
sumber : http://blog.its.ac.id/syafii/2010/06/07/habib-munzir-al-musawwa-cara-memahami-tentang-jodoh-dan-taqdir-ketentuan-allah/
Rabu, 09 Februari 2011
there is learning to love^^
cie cie pagi-pagi gini ngomongin cinta....(mudah-mudahan dia gak panas kuping)
hanya ingin bershare aja tentang apa yang bercokol di kepala(bahasanya sangar amet!!)
suatu saat saya membuka facebook ustadz Budi Praytino dan menemukan statement yang ditulis beliau
'there is no falling in love but learning to love'(kurang lebih begitu).
lalu??
dalam pandangan saya kalimat itu berhubungan erat dengan yang dikatakan salim a fillah dan izzatul jannah.
menurut salim a fillah : menikahi orang yang dicintai itu adalah kemungkinan. namun mencintai orang yang dinikahi itu adalah kewajiban. ada suatu penitikberatan pada pilihan yang kedua. bahwa siapapun orang yang menikah dengan kita, kita harus mencintai dia. ujug-ujug cinta gitu?kayanya tidak seperti itu...perlu proses, perlu belajar.
seperti yang di ungkap izzatul jannah, dalam buku dan judul yang sama 'karena cinta harus diupayakan'.
dalam cerita tersebut dikisahkan ada seorang akhwat yang sudah berumah tangga namun belum bisa mencintai suaminya dan masih teringat pada orang yang dicintainya dulu, padahal beliau sudah memiliki anak...Astagfirullah....boleh kah begitu???silakan anda bertanya pada pakar.
jadi teringat perbincangan saya yang alot dengan teman saya tentang jodoh (mudah-mudahan bisa saya share kalo tulisannya masih ada).dalam masalah yang dikemukakan tadi, sebenarnya siapakah jodohnya??
dan kembali pada statement ustadz budi prayitno ; learning to love. belajar mencintai.
bagaimana belajar mencintai seseorang?saya belum pakar dalam hal ini jadi belum saya bisa paparkan dengan detail. namun, tampaknya perlu ada sesuatu yang dikendalikan disini ; nafsu. sesungguhnya ia lah yang memberi keinginan ; keinginan mencintai dan memiliki.
sebelum proses pernikahan biasanya ada ta'aruf terlebih dahulu (gak kaya beli kucing dalam karung) carilah chemistry anda disana (boleh kan?^^). namun diiringi dengan istikharah. selanjutnya, dalam pernikahan, ketika suami kita adalah orang yang belum kita kenal betul maka kenalilah dia, carilah hal-hal terbaik dari nya dan izinkan niat membangun mahligai suci ini untuk Allah SWT.
yakinlah yang diberikan pada anda (suami anda-red) bukan barang diskonan apalagi obralan. dia adalah sungguh-sungguh yang terbaik untuk anda, hanya anda perlu memberi frame itu dalam pikiran anda. anda bisa membuat semuanya baik berawal dari prasangka anda.^^
bila anda belum menikah maka carilah sahabat hidup anda dengan jalan yang halal. bukankah mencari rezeki yang halal pun dimulai dengan cara yang halal.....semoga barakah hidup anda..
semoga penantian (asa lebay yah?hehe) anda untuk nya diisi dengan semakin dekat dengan Allah, menyerahkan sepenuhnya pada Allah.....anda-lah pemenangnya^^
diisi dengan hal-hal terbaik yang bisa anda lakukan.
jika ia berusaha menjaga hatinya untuk anda (padahal dia gak tahu anda siapa lho). kenapa anda tak berusaha untuk melakukan juga?^^
nb : semoga manfaat khususnya untuk yang menorehkannya, umumnya untuk siapa saja
di jalan ini aku bukan sudah tegar namun belajar untuk tegar
di jalan ini aku bukan sudah pintar namun belajar untuk benar
hanya ingin bershare aja tentang apa yang bercokol di kepala(bahasanya sangar amet!!)
suatu saat saya membuka facebook ustadz Budi Praytino dan menemukan statement yang ditulis beliau
'there is no falling in love but learning to love'(kurang lebih begitu).
lalu??
dalam pandangan saya kalimat itu berhubungan erat dengan yang dikatakan salim a fillah dan izzatul jannah.
menurut salim a fillah : menikahi orang yang dicintai itu adalah kemungkinan. namun mencintai orang yang dinikahi itu adalah kewajiban. ada suatu penitikberatan pada pilihan yang kedua. bahwa siapapun orang yang menikah dengan kita, kita harus mencintai dia. ujug-ujug cinta gitu?kayanya tidak seperti itu...perlu proses, perlu belajar.
seperti yang di ungkap izzatul jannah, dalam buku dan judul yang sama 'karena cinta harus diupayakan'.
dalam cerita tersebut dikisahkan ada seorang akhwat yang sudah berumah tangga namun belum bisa mencintai suaminya dan masih teringat pada orang yang dicintainya dulu, padahal beliau sudah memiliki anak...Astagfirullah....boleh kah begitu???silakan anda bertanya pada pakar.
jadi teringat perbincangan saya yang alot dengan teman saya tentang jodoh (mudah-mudahan bisa saya share kalo tulisannya masih ada).dalam masalah yang dikemukakan tadi, sebenarnya siapakah jodohnya??
dan kembali pada statement ustadz budi prayitno ; learning to love. belajar mencintai.
bagaimana belajar mencintai seseorang?saya belum pakar dalam hal ini jadi belum saya bisa paparkan dengan detail. namun, tampaknya perlu ada sesuatu yang dikendalikan disini ; nafsu. sesungguhnya ia lah yang memberi keinginan ; keinginan mencintai dan memiliki.
sebelum proses pernikahan biasanya ada ta'aruf terlebih dahulu (gak kaya beli kucing dalam karung) carilah chemistry anda disana (boleh kan?^^). namun diiringi dengan istikharah. selanjutnya, dalam pernikahan, ketika suami kita adalah orang yang belum kita kenal betul maka kenalilah dia, carilah hal-hal terbaik dari nya dan izinkan niat membangun mahligai suci ini untuk Allah SWT.
yakinlah yang diberikan pada anda (suami anda-red) bukan barang diskonan apalagi obralan. dia adalah sungguh-sungguh yang terbaik untuk anda, hanya anda perlu memberi frame itu dalam pikiran anda. anda bisa membuat semuanya baik berawal dari prasangka anda.^^
bila anda belum menikah maka carilah sahabat hidup anda dengan jalan yang halal. bukankah mencari rezeki yang halal pun dimulai dengan cara yang halal.....semoga barakah hidup anda..
semoga penantian (asa lebay yah?hehe) anda untuk nya diisi dengan semakin dekat dengan Allah, menyerahkan sepenuhnya pada Allah.....anda-lah pemenangnya^^
diisi dengan hal-hal terbaik yang bisa anda lakukan.
jika ia berusaha menjaga hatinya untuk anda (padahal dia gak tahu anda siapa lho). kenapa anda tak berusaha untuk melakukan juga?^^
nb : semoga manfaat khususnya untuk yang menorehkannya, umumnya untuk siapa saja
di jalan ini aku bukan sudah tegar namun belajar untuk tegar
di jalan ini aku bukan sudah pintar namun belajar untuk benar
Senin, 07 Februari 2011
The Yesterday
Heum heum heum.....**apa seh gajebo banget
semakin berkurang langkah kaki yang bisa di taakan di bumi ini
semakin berkurang jatah menghembus nafas
dan sudah sampai manakah perjuangan hidup untuk bertemu Kekasih yang kau bilang kau merindukannya, nona??*pertanyaan buat saya
Ada apa ya dengan aku yang sekarang dengan berani nya menyanggupi beberapa amanah??
ah entahlah...aku hanya semakin ingin hidup ku bermanfaat....tak lagi hampa
meski harus ku jejaki senti dunia^^
ok....semoga semuanya tawazun
semoga setiap amanah itu membuat semakin dekat dengan Rabbmu
bukan menjauhkanmu
semangat aku yakin. semua tergantung niat.
barang siapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, insya Allah akan ia dapati itu sebagai hadiah terindah.....
semakin berkurang langkah kaki yang bisa di taakan di bumi ini
semakin berkurang jatah menghembus nafas
dan sudah sampai manakah perjuangan hidup untuk bertemu Kekasih yang kau bilang kau merindukannya, nona??*pertanyaan buat saya
Ada apa ya dengan aku yang sekarang dengan berani nya menyanggupi beberapa amanah??
ah entahlah...aku hanya semakin ingin hidup ku bermanfaat....tak lagi hampa
meski harus ku jejaki senti dunia^^
ok....semoga semuanya tawazun
semoga setiap amanah itu membuat semakin dekat dengan Rabbmu
bukan menjauhkanmu
semangat aku yakin. semua tergantung niat.
barang siapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, insya Allah akan ia dapati itu sebagai hadiah terindah.....
-
Kemarin saya janji ketemu dengan paman dan bibi di sebuah rumah makan di jalan setiabudhi untuk memberikan titipan grandma tercinta (klontong). saya bergegas ke rumah makan tersebut, disana ternyata tak ada sepupu kecil, yasmin, padahal aku sudah membuatkan kado yang dibungkus singkat oleh teman kos-an, zumara ukhti, hehe
saya dipaksa makan...pertama makan sorabi..udah gitu diminta pesan makanan dan minuman (alamak mahal amet harga-harganya, bikin gak enak--"")
sambil menunggu makanan dibuat saya berbincang-bincang dengan beliau berdua ; seputar keadaan keluarga ditasik, kegiatan, jodoh dan meneruskan sekolah.
dari kesemua materi yang dibicarakan dua terakhir yang lumayan panjang ceritanya ; jodoh dan meneruskan sekolah.
dengan lucu, mereka berpesan mengenai jodoh ;cari yang udah keliatan masa depannya dan incar sebelum lulus kuliah (wkwkwkwk)
dan meneruskan kuliah, kami bershare mengenai kalo aku meneruskan kuliah S2 harus bagaimana-bagaimana.....senang sekali bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai itu.
aku perempuan, ada hal tabu bagi sebagian orang bila perempuan meneruskan jenjang pendidikannya; setinggi apa-pun kuliahnya seorang wanita pasti akan bertemu dengan dapur-dapur juga. Laaah gak masalah memang. mau sudah dapet gelar profesor maupun sekolah sampai S-teler....bukankah kebahagiaan seorang perempuan adalah memang seputar itu ; membahagiakan orangtua, suami dan anak-anak.
meneruskan jenjang kuliah ke yang lebih tinggi (dengar ya tuan) bukan untuk congkak di atas kepala anda. kalau untuk saya ini adalah sebuah pengejawantahan dari kata belajar sepanjang hayat^^
memang belum bisa terbukti antara ucapan dan tindakan saya. tapi kenapa kita tidak mencoba untuk yakin dan positif thinking??
bukankah memang itu pula yang dibutuhkan islam sekarang??orang-orang yang berilmu dan beramal!
ketika ibu-ibu dari anak-anak yang beragama islam merupakan orang-orang yang berilmu, maka bolehkah generasinya menjadi generasi yang kuat dan maju??
**ngomong-ngomong ini teh ngobrolin apa, hehehe
yah semangat deh perempuan yang ingin melanjutkan kuliah nya...pernikahan bukan lah menjadi akhir dari perbuatan terbaik yang bisa dilakukan. bukan hambatan.
jika bisa kenapa anda tidak mencoba?
menjadi anak yangberbakti
menjadi istri yang shalehah
menjadi ibu yang mengayomi
menjadi bagian ummat yang terbaik
dan pasti menjadi hamba-Nya yang taat....
heum...sketsa
Rabu, 02 Februari 2011
Aku merindui engkau, babeh
Seperti denting-denting cinta
Yang terhampar di laut yang berwarna jingga
Deburan ombak menguak kenangan, sekotak kenangan
Antara aku dan engkau
Kala itu tiap senti perjalanan kau bagi dengan aku
Semburat tawa yang ku rindu jika engkau memandangku
Detak hati yang kau resonansikan pada ku entah mengapa ia sampai
Cinta itu
Sungguh pun singkat hidup bersama mu
Namun kenangan kita ternyata melebihi waktu yang terjaga
Terima kasih untuk waktu mu selama 17 tahun di hidupku^^
februari
Alhamdulillah telah memasuki bulan februari juga
bulan yang 'istimewa' karena hanya memiliki 28 hari dalam nafasnya :DD
bulan ke dua di 201
mari kita menatap masa yang baru,membiarkan yang lalu menjadi pelajaran berharga....
kemarin tangga 1 februari 2011 hari pertama kuliah di semester empat. dan taukah kamu friend???
semua langsung belajar bener, gak ada istilah kuliahnya masih roaming....
dosen-dosennya pada masuk semua dan kami memulai perkuliahan dengan mahasiswa yang belum begitu banyak
dan kemarin hari pertama aku kuliah di konsentrasi ku : BK Anak....
well, kemarin yang datang kuliah di tanya satu persatu tentang alasan mengambil konsentrasi "anak".
kalau aku?mungkin alasan yang gak begitu spesial : saya miris dengan lingkungan anak-anak sekarang dan ingin bisa sedikit membantu dengan apa yang saya bisa^^
akhir-akhir ini ngerasa pengen cepet lulus karena sudah tidak sabar ingin lebih leluasa membantu mamah (iya gitu?^^)
kawan-kawan, hari ini kami (himpunan jurusan PPB dan teman-teman yang di rekrut jadi panitia) sedang asyik-asyik nya mempersiapkan kegiatan kami GCF (Guidance and Counseling Fair) yang akan dilaksanakan tanggal 4, 5 dan 6 Februari....doakan kami sukses yah^^
well, hidup ini hanya satu kali, sering kita temui sedih, bahagia, jenuh, rindu, tangis dan tawa. itulah hidup. seperti pelangi. indah karena begitu banyak torehan warna-warni. kita akan merasa panjang usia kita dengan kebermanfaatan hidup kita.
tak ada yang tahu kapan kita dipersuakan dengan kematian dan dengan cara seperti apa. maka semoga lelah dan apa pun yang diperbuat hari ini karena mengharap ridha Allah SWT. Sang Khalik yang sangat dirindukan. meski kita kadang merasa tak pantas berharap seperti itu...
mari berjuang..jangan remehkan mimpi mu^^
i love u, my life..^^
bulan yang 'istimewa' karena hanya memiliki 28 hari dalam nafasnya :DD
bulan ke dua di 201
mari kita menatap masa yang baru,membiarkan yang lalu menjadi pelajaran berharga....
kemarin tangga 1 februari 2011 hari pertama kuliah di semester empat. dan taukah kamu friend???
semua langsung belajar bener, gak ada istilah kuliahnya masih roaming....
dosen-dosennya pada masuk semua dan kami memulai perkuliahan dengan mahasiswa yang belum begitu banyak
dan kemarin hari pertama aku kuliah di konsentrasi ku : BK Anak....
well, kemarin yang datang kuliah di tanya satu persatu tentang alasan mengambil konsentrasi "anak".
kalau aku?mungkin alasan yang gak begitu spesial : saya miris dengan lingkungan anak-anak sekarang dan ingin bisa sedikit membantu dengan apa yang saya bisa^^
akhir-akhir ini ngerasa pengen cepet lulus karena sudah tidak sabar ingin lebih leluasa membantu mamah (iya gitu?^^)
kawan-kawan, hari ini kami (himpunan jurusan PPB dan teman-teman yang di rekrut jadi panitia) sedang asyik-asyik nya mempersiapkan kegiatan kami GCF (Guidance and Counseling Fair) yang akan dilaksanakan tanggal 4, 5 dan 6 Februari....doakan kami sukses yah^^
well, hidup ini hanya satu kali, sering kita temui sedih, bahagia, jenuh, rindu, tangis dan tawa. itulah hidup. seperti pelangi. indah karena begitu banyak torehan warna-warni. kita akan merasa panjang usia kita dengan kebermanfaatan hidup kita.
tak ada yang tahu kapan kita dipersuakan dengan kematian dan dengan cara seperti apa. maka semoga lelah dan apa pun yang diperbuat hari ini karena mengharap ridha Allah SWT. Sang Khalik yang sangat dirindukan. meski kita kadang merasa tak pantas berharap seperti itu...
mari berjuang..jangan remehkan mimpi mu^^
i love u, my life..^^
Langganan:
Postingan (Atom)
