home

Minggu, 15 Mei 2011

karena sudah terlalu jauh

karena sudah terlalu jauh, jangan biarkan ia membelenggu

setiap manusia tidak bisa lari dari sebuah momentum yang kadang menyakitkan. mengisap nya dan menyimpan di dasar relung yang paling dalam, entah apapun itu.
ia menumpuk bagai tumpukan kertas yang lama kelamaan menjulang menyentuh atap. hingga semakin lama semakin terlihat, semakin lama semakin jelas.

ada orang yang begitu suka bergumul dengan memori-memori itu, mengajaknya bercengkrama bahkan hidup bersama. ia tak pernah bisa lepas pada akhirnya. apakah bisa kita bilang i cant life without you?dia hampir mempertaruhkan sisa-sisa jam nya hanya untuk menemani 'kenangan rasa sakit' itu?untuk apa?tumbuh menjadi berlian atau benalu??

ada orang yang menikmati pernah mengenal rasa sakit itu. kemudian ia berpikir betapa akan terasa sakit membiarkan perasaan itu tetap kau ingat tanpa kau maknai. ia membungkus perasaan itu dengan selimut kesabaran. ia melihat hal-hal baik di luar rasa kesakitan itu. perasaan itu mengenalkannya pada berbagai hal setelah itu. mengajari bahwa ia telah banyak melupakan sesuatu yang lain, mengenalkan kembali bahwa ia punya kesempatan lebih untuk mendapat yang lebih baik dan mengajari makna hadir dan pergi.


ia sudah terlalu jauh, sudah jauh dari tempat berdiri. maka aku membiarkannya melenggang tanpa mengintip lagi apakah ia akan sungguh-sungguh kembali. aku melepasnya tanpa beban bagai burung yang terbang kesana-kemari. aku bahagia dengan keadaan saat ini. saat aku tak merasa kecewa karena makhluk.

Tidak ada komentar: